Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme - Republik Indonesia
- BNPT - RI
- AAU
- AAL
- AKMIL
- AKPOL
- B I
- B P S
- BAPPENAS
- BEASISWANEWS
- BPH-MIGAS
- BPK - RI
- DETIK
- DIGITAL EDUCATION
- DPD - RI
- DPR - RI
- INTERPOL
- K P K - R I
- KEJAKSAAAN RI
- KEMENDAGRI
- KEMENKEU
- KEMENKUMHAM RI
- KHAN ACADEMY
- M A - RI
- M K - RI
- MENPOLHUKAM
- MPR - RI
- O J K
- POLRI
- PRESIDEN RI
- PUSAT INFO SEKOLAH
- REKRUITMEN POLRI
- REKRUITMENT TNI
- T N I
- TRIBRATANEWS
- UNITED NATIONS
- W ECONOMY FORUM
- WORLD BANK
- YOUTUBE
Thursday, September 1, 2016
Thursday, August 18, 2016
Divisi Humas Mabes Polri : Laporan Penyidikan Pelaku Jaringan Bom Bunuh Diri Mapolresta Solo
Tindak Pidana Terorisme “BOM BUNUH DIRI” di Mapolresta Surakarta tanggal 05 Juli 2016, Telah dilakukan tindakan kepolisian berupa upaya paksa (penangkapan) thd 2 (dua) orang tersangka yang terlibat langsung dalam tindak pidana terorisme “BOM BUNUH DIRI” di Mapolresta Surakarta yang dilakukan oleh NUR ROHMAN, adapun perincian kegiatan tsb adalah sebagai berikut :
1. Pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2016 pukul 13.30 WIB
di Warnet Azzahra (Jalan Raya Punggur Kampung Tanggul Angin No. 186 Kecamatan
Punggur Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung) telah dilakukan penangkapan
thd :
Nama : DWI ATMOKO alias ABU
IBRAHIM alias ABU FATIMAH alias JURAGAN KUACI alias JURAGAN FLASHDISK; Tempat
Tanggal Lahir Metro Lampung, 24 April 1978; Jenis Kelamin Laki-laki; Agama
Islam; Alamat Bumi Raharjo Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Bumi Raharjo Kec. Bumi Ratu
Nuban Kab. Lampung Tegah dan Pekerjaan Wiraswata (usaha Warnet Azzahra)
Keterlibatan :
1) Bersama-sama dan berperan aktif dengan BAHRUNNAIM ANGGIH
TAMTOMO alias UMMU ABBAS alias BAKUL GUDEG, MUNIR KARTONO, dan NUR ROHMAN dalam
perencanaan “BOM BUNUH DIRI” di Mapolresta Surakarta dengan tersangka NUR
ROHMAN
2) Menerima dana dari BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU
ABBAS alias BAKUL GUDEG melalui transfer via perbankan dari MUNIR KARTONO
sebesar Rp. 4.900.000,- (empat juta sebilan ratus rupiah) untuk keperluan
pembelian bahan-bahan yang diperlukan dalam rangka membuat bahan peledak dan
sebagai biaya transportasi pengantaran bom dari Lampung ke Surakarta
3) Membuat bahan peledak High Explosive dan Low Explosive
dalam rangka keperluan amaliyah “BOM BUNUH DIRI” di Mapolresta Surakarta dengan
tersangka NUR ROHMAN atas perintah BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU ABBAS
alias BAKUL GUDEG
4) Mengantarkan bahan peledak High Explosive dan Low
Explosive dan merangkainya menjadi rangkaian BOM BUNUH DIRI bersama-sama dengan
NUR ROHMAN atas perintah BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU ABBAS alias BAKUL
GUDEG dengan menempatkannya dalam sebuah travel bag yang nantinya digunakan
oleh NUR ROHMAN pada saat melakukan BOM BUNUH DIRI di Mapolresta Surakarta.
5) Bersama-sama dengan BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU
ABBAS alias BAKUL GUDEG merencanakan amaliyah di Bali dengan cara membuat dan
menyimpan bahan peledak High Explosive dan Low Explosive
Barang bukti yang dilakukan
penyitaan :
1 1 (satu) buah wadah/tempat plastic bertutup Kristal warna
putih sebagai tempat bahan peledak TATP (Triaseton Triperoxide)
2) 150 (seratus lima puluh) gram bahan peledak TATP
(Triaseton Triperoxide)
3) 1 (satu) buah solder
4) 26 (dua puluh enam) lampu natal yang telah dimodifikasi
5) 1 (satu) buah lem korea
6) 1 (satu) buah lem bakar
7) 1 (satu) buah lem pipa
8) 1 (satu) lembar amplas
9) 1 (satu) buah kabel 6 (enam) jalur
10) 5 (lima ) buah socket batere 9 volt
11) 1 (satu) buah rangkaian switching geser terangkai dengan
socket batere
12) 3 (tiga) buah potongan pipa peralon yang ujungnya telah
disumbat dengan potongan sandal
13) 2 (dua) buah gotri
14) 2 (dua) buah gulungan kabel warna hitam
15) 2 (dua) buah batere motor 12 volt
16) 3 (tiga) unit notebook
17) 4 (empat) buah Hardisk CPU
18) 2 (dua) buah flashdisk
19) 1 (satu) buah ATM BRI atas nama DWI ATMOKO
20) 3 (tiga) buah KTP atas nama DWI ATMOKO
21) 1 (satu) buah resi pengiriman dan penerimaan HNO3 (asam
nitrat) seberat 1 dirigen yang dikirimkan oleh BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias
UMMU ABBAS alias BAKUL GUDEG melaui TOP Travel kepada DWI ATMOKO
22) 2 (dua) setel pakaian dan 1 (satu) pasang sepatu yang
digunakan pada saat mengantar Bahan Peledak dan Bom dari Lampung ke Surakarta
2. Pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2016 pukul 10.00 WIB di
Jalan Mercedez Benz No. 324 Rt. 001 Rw. 001 Kelurahan Wanaherang Kecamatan
Gunung Putri Kabupaten Bogor, telah dilakukan penangkapan terhadap :
Nama : MUNIR KARTONO alias
KONSPIRASI LANGIT alias MUNIROH alias MUMUN; Tempat Tanggal Lahir Jakarta, 27
April 1983; Jenis Kelamin Laki-laki; Agama Islam dan Alamat Jalan Mercedez Benz
No. 324 Rt. 001 Rw. 001 Kel. Wanaherang Kec. Gunung Putri Kab. Bogor dan
Kampung Pabuaran Rt. 001 Rw. 009 Kel. Cicadas Kec. Gunung Putri Kab. Bogor
Keterlibatan :
1) Bersama-sama dan berperan aktif dengan BAHRUNNAIM ANGGIH
TAMTOMO alias UMMU ABBAS alias BAKUL GUDEG, DWI ATMOKO, dan NUR ROHMAN dalam
perencanaan “BOM BUNUH DIRI” di Mapolresta Surakarta dengan tersangka NUR
ROHMAN
2) Menerima dana dari BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU
ABBAS alias BAKUL GUDEG sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) yang berasal
dari Paypall yang selanjutnya dana tersebut t dikirimkan kepada 2 (dua) orang
yaitu
a) DWI ATMOKO sebesar Rp. 4.900.000,- (empat juta sembilan
ratus rupiah) dalam rangka untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk
membuat bahan peledak dan bom serta untuk biaya transportasi pengantaran Bahan
Peledak dan Bom dari Lampung ke Surakarta
b) SITI AMINAH sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu
rupiah)
3) Membantu BAHRUNNAIM ANGGIH TAMTOMO alias UMMU ABBAS alias
BAKUL GUDEG dalam hal menyediakan sarana komunikasi untuk berkomunikasi dengan
DWI ATMOKO dan NUR ROHMAN
Barang bukti yang disita :
1) 1 (satu) buah buku “Aceh Nusantara Khilafah Islamiyah”
2) 1 (satu) buah buku “Jihad and The Foreign Policy of The
Khilafah State
3) 1 (satu) buah buku “The Western Beauty Myth”
4) 1 (satu) buah buku “Khilafa Is The Answer”
5) 1 (satu) buah buku “Bimbinglah Anakmua ke Surga”
6) 1 (satu) buah buku “Bahaya Pemikiran Al Afghani dan
Muhammad Abduh”
7) 1 (satu) buah buku “Strategi dakwah”
8) 1 (satu) buah buku “Absahkah? Berdalil dengan hadits ahad
dalam masalah”
9) 1 (satu) buah buku “Islam dan HAM”
10) 1 (satu) buah buku “Perjalanan meminang bidadari”
11) 1 (satu) buah buku “Gerakan Kebangkitan Islam”
12) 1 (satu) buah buku “Beginilah Seharusnya Aktivis”
13) 1 (satu) buah buku “ The Method To Re-Establish The
Khilafah”
14) 1 (satu) buah buku “Agenda Tsaqafah”
15) 1 (satu) buah buku “The Khilafah and Solusi”
16) 1 (satu) buah buku “Karakter Muslim Khaffah”
17) 1 (satu) buah buku “Pembentukan Partai Politik Islam”
18) 1 (satu) buah buku “The Inevability of The Clash of
Civilisation”
19) 1 (satu) buah buku “Perjuangan Meminang Bidadari”
20) 1 (satu) buah buku “Menegakkan Kembali Negara Khilafah”
21) 1 (satu) buah buku “Menuju Masyarakat Islam Kaffah”
22) 1 (satu) buah buku “Milestones of America Policy Under”
23) 1 (satu) buah buku “The Swordless, Samurai-Samurai Tanpa
Pedang”
24) 1 (satu) buah buku “Secerah pemikiran ideologis”
25) 1 (satu) buah buku “Jihad dan Penerang” (buku pertama)”
26) 1 (satu) buah buku “Jihad dan Penerang” (buku kedua)”
27) 1 (satu) buah buku “Jihad dan Kebijakan Luar Negeri Daulah
Khilafah”
28) 1 (satu) buah buku “Koreksi Total Sosialisme, Komunisme,
dan Marhaenisme”
29) 1 (satu) buah buku “Keyakinan Ucapan dan Perbuatan Pembatal
Keislaman”
30) 1 (satu) buah airsoft gun jenis Barreta merk KSC (tanpa
magazine)
31) 1 (satu) buah holster airsoft gun.
32) 4 (empat) buah bet karet airsoft gun
33) 4 (empat) box HP.
34) 113 (seratus tiga belas) keping CD
35) 3 (tiga) buah kaset video (At Taubah)
36) 2 (dua) buah sticker (diduga lambang ISIS)
37) 29 (dua puluh sembilan) kain bertuliskan arab (diduga
lambang ISIS).
Jakarta, 19 Agustus 2018
Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MHum
Kepala Divisi Humas Mabes Polri
Jakarta, 19 Agustus 2018
Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MHum
Kepala Divisi Humas Mabes Polri
Wednesday, August 17, 2016
BREAKING NEWS!!! : Laporan Penangkapan 60 Kg Narkoba Senilai Lebih dari 60 Milyar dari Jaringan Narkoba Internasional China - Jakarta - 17 Agustus 2016
Jakarta - Tim Satgas DitTipidNarkoba
Bareskrim Polri pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2016 sekitar pukul 15.00 WIB
telah mengungkap jaringan narkoba internasional China-Jakarta dan telah
menangkap tsk bernama HUANG CHIH-WEI (WN TAIWAN) di area kolam renang Tower C/D
lantai 2 Apartemen Aston Marina Ancol, Jakarta Utara dan pada saat yang
bersamaan juga telah ditangkap tsk bernama LIN HSIN-HAN (WN TAIWAN) di area parkir Lobby Tower B
Apartemen Aston Marina Ancol, Jakarta Utara, yang keduanya telah bekerjasama
dalam jaringan narkoba internasional.
Setelah dilakukan penggeledahan
terhadap Unit Apartemen di Tower B 2/AE ditemukan barang bukti berupa 60 bungkus plastik klip Narkotika Shabu atau Brutto 60 Kilogram, selanjutnya tim
juga telah mengamankan 3 orang yang diduga ada keterkaitan dengan jaringan ini
di Tower D 30 BB yaitu atas nama PAI TSUN YI (WN TAIWAN) No Passport 307762643,
HSIAO YU JEN No Passport 305682197 dan SIAU YI REN dan juga telah mengamankan
sopir yang berperan antar jemput bernama MARTINUS alias ASIANG, Selanjutnya
tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor untuk dilakukan penyelidikan yg
dan akan dilakukan gelar perkara tentang peranan masing masing yang diamankan
Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar MHum
Divisi Humas Mabes Polri
Divisi Humas Polri : Laporan Penenggelaman Kapal Ikan Asing " Illegal Fishing" di Batam Kepulauan Riau
Gambar Illustrasi - Tanggal 16 April 2016
Pada Hari Selasa Tanggal 16
Agustus 2016 sekitar pkl 11.00 WIB bertempat di perairan Pulau Abang besar Kota
Batam Prov Kepri telah dilaksanakan kegiatan penenggelaman kapal asing (milik
vietnam dan malaysia) hasil tangkapan Baharkam Polri dan PSDKP, Seperti yang
dilaporkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MH, Penenggelaman
kapal dihadiri oleh :
1.Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs
Sam Budigusdian, MH beserta PJU Polda Kepri;
2.Kajati Tg pinang
3.Kasubdit gakkum Baharkam
4.Kajari Batam
5.Team Satgas 115
6.PSDKP Batam
Kapal yg ditenggelamkan adalah
kapal tangkapan illegal fishing oleh Baharkam Polri dan PSDKP Kepri sebanyak 10
kapal, proses penenggelaman selama 2 hari yaitu tgl 16 dan 17 Agustus 2016
Adapun utk hari pertama (16
Agustus 2016) ditenggelamkan sebanyak 4 kapal dg nama kapal sbb :
1.KM SLFA 46250 (Malaysia )
2.KM KHF 1917 (Malaysia )
3.KM PKFB 1512(Malaysia)
4.KM SLFA 693 (Malaysia )
Sekitar pk 18.00 wib kegiatan
selesai
Divisi Humas Polri – 17 Agustus
2016
DETIK.COM : Densus Bekuk Seorang Terduga Teroris Jaringan Nur Rohman di Bogor Idham Kholid - detikNews
Jakarta - Tim Densus 88 Antiteror
Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris di Bogor, Jawa Barat. Terduga
atas nama Munir Kartono itu merupakan jaringan pelaku bom bunuh diri di
Mapolresta Surakarta, Nur Rohman.
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli
Amar mengatakan, Munir Kartono diamankan di Jalan Mercedes Benz dekat Mapolsek
Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 09.17 WIB pagi
tadi.
Boy menambahkan, Munir diduga
terlibat dalam serangkaian kegiatan seperti mengirim sejumlah uang atau dana
untuk Ibrohim alias Dwi Atmoko yang diamankan di Lampung, Selasa (16/8/2016)
kemarin.
"Dana tersebut digunakan
untuk pembelian bahan material bom dan untuk biaya transportasi pengiriman bom
yang dibawa oleh Ibrohim kepada Nur Rohman," kata Boy kepada detikcom.
Baca juga: LAPORAN PENGGELEDAHAN
DI RUMAH TERSANGAKA TERORIS DWI ATMOKO BIN SAMIDI DI LAMPUNG TENGAH >> http://boy-rafli-amar.blogspot.co.id/2016/08/b-r-e-k-i-n-g-n-e-w-s-ii-laporan.html
Selain itu, lanjut Boy, Munir
juga mengatur pertemuan Ibrohim dengan Nurohman di Solo, Jawa Tengah. Boy
menuturkan, Munir Kartono merupakan anggota Jamaah Ansarut Daulah (JAD) anak
buah napi Oman Abdurahman yang saat ini ditahan di LP Nusakambangan.
B R E A K I N G N E W S !!! II LAPORAN PENGELEDAHAN DI RUMAH DWI ATMOKO BIN SAMIDI DI LAMPUNG TENGAH
BREAKING NEWS !!!
Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar - Kadiv Humas Polri
Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar
Kadiv Humas Mabes Polri
Dilaporkan bahwa telah dilakukan penggeledahan di Rumah Jaringan Teroris di Lampung Tengah dan Hasil pengeledahan yang dilakukan Team Densus Mabes Polri
di Rumah Dwi Atmoko bin Samidi yang merupakan Jaringan Teroris Nur Rahman Bogor yang beralamat di Dusun Enggal Rejo Kampung Bumi
Raharjo Kec. Bumi Ratu Nuban kab. Lampung Tengah pada Tanggal 16 Agustus 2016
pukul 11.00 Wib telah ditemukan barang bukti berupa :
1. Sebuah solder listrik
2. 26 buah wadah lampu natal
3. 1 (satu) Lem korea, 1 (satu) buah lem bakar dan 1 (satu)
lem pipa
4. 1 (satu) lembar amplas
5. Kabel 6 jalur
6. 5 (lima) konektor baterai
7. Rangkain switching geser terangkai dengan konektor baterai
8. 3 (tiga) potongan pipa paralon yang salah satu ujungnya
telah disumbat dengan potongan sandal
9. 2 (dua) butir gotri
10. 4 (empat) buah buku kitab Tauhid
11. 2 (dua) buah gulungan kabel warna hitam
12. 2 (dua) buah baterai motor 12 Volt
13. 3 (tiga) unit Notebook
Sedangkan hasil penggeledahan yang dilakukan di lokasi kedua
penggeledahan sebuah tempat Warnet Azzahra Jln. Raya Pasar Punggur Dusun. Tirta kencana Kampung Tanggul Angin
Kec. Punggur Kab.Lampung Tengah yang merupakan usaha Sdr. Dwi Atmoko als. Abu
Ibrahim Penggeledahan dilakukan pada hari Selasa tanggal 16 Agustus 2016 dan
dilokasi tersebut telah ditemukan 1 (satu) buah wadah plastik bertutup berisi
kristal warna putih berjumlah minimal 150 gram.
Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, menggunakan Tes Warna,
tes bakar dan dikonfirmasi dengan Instrumen maka terdeteksi TATP (triaseton
triperoxide). TATP merupakan bahan peledak primer High Explosive dengan
kekuatan ledakan (VoD) mencapai 4300 m/det.
Barang bukti lainnya yang juga diamankan dari TKP Warnet
antara lain;
1. Buku tabungan Bank BNI berikut struk setoran dan aplikasi
PIN a.n. AHMAD YANI
2. Sebuah amplop bukti terima barang a.n. Subandi
Sim C a.n. ROKET SASMITA
3. 2 (dua) buah flash disk Kingstone
4. 1 (satu) buah sim card Indosat dan 1 (satu) buah simcard
3
5. 13 (tiga belas) buah harddisk eksternal
6. 47 (empat puluh tujuh) keping CDR
7. 3 (unit) CPU
Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar
Kadiv Humas Mabes Polri
#BR
Tuesday, August 16, 2016
Sunday, August 14, 2016
Friday, August 12, 2016
Wednesday, August 10, 2016
Tuesday, August 9, 2016
Monday, August 8, 2016
Sunday, August 7, 2016
Friday, August 5, 2016
Thursday, August 4, 2016
Wednesday, August 3, 2016
Monday, August 1, 2016
Sunday, July 31, 2016
Saturday, July 30, 2016
Sumbar1.Com : Mengenal Lebih Dekat Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa
Sumbar1.com-Brigjen Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa (lahir di Jakarta tahun 1965) resmi menjabat sebagai Kadiv Humas Polri menggantikan Irjen Anton Charliyan. Sebelum resmi dilantik oleh Kapolri Jendral Badrodin Haiti pada 14 April 2016 kemaren, dia adalah seorang perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kapolda Banten sejak 2014. Boy Rafli Amar mendapatkan bintang satu-nya setelah menduduki jabatan Karopenum pada bulan Juni 2012.
Boy Rafli Amar menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun I988 dengan pangkat Inspektur Dua (Ipda). Pada tahun 1991 pangkatnya naik menjadi Inspektur Satu (Iptu). Pada saat berpangkat Kompol di tahun 1999 dia ditugaskan ke Bosnia sebagai Wakil Komandan Kontingen Garuda XIV.
Boy yang lahir di Jakarta merupakan putra dari seorang ibu yang berasal dari Agam (Koto Gadang) dan ayah dari Solok Sumatra Barat. Dia menikah dengan seorang wanita bernama Irawati dan telah dikaruniai 2 orang anak.
Jenjang karier
- Wakil Komandan Kontingen Garuda XIV (1999)
- Kapolres Pasuruan Jawa Timur (2006)
- Kanit Negosiasi Subden Penindak Densus 88/Anti Teror Mabes Polri
- Direskrim Polda Maluku Utara (2008)
- Kapoltabes Padang (2008)
- Kabid Humas Polda Metro Jaya (2009)
- Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri (2010)
- Karopenmas Divhumas Polri (2012)
- Kapolda Banten (2014)
- Kadivhumas Polri (2016)
- Penghargaan yang di Dapati
- Penghargaan dari PBB dalam bidang perdamaian
- Satya Lencana Kesetiaan 16 Tahun
Gelar Adat yag di sandang oleh Boy Rafli Amar
Boy Rafli Amar dinobatkan menyandang gelar Adat Minangkabau Dt. Rangkayo Basa dari Suku Koto, Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Penganugerahan atau acara Batagak Penghulu Suku Koto, Koto Gadang kepada Kepala Biro Penerangan Masyarakat-Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia itu, berlangsung di Koto Gadang, Kabupaten Agam, Minggu.(01/12/2013)
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, Tokoh Minang, Emil Salim, Forkopinda Sumbar, Kapolda Sumbar, Brigjen Pol. Nur Ali, Bupati Wali Kota se Sumbar dan Anggota DPR RI Refrizal.
Wagub Sumbar ( saat itu) Muslim Kasim menyampaikan, pengangkatan gelar Datuk Rangkayo Basa yang telah terlipat selama 100 tahun, merupakan sebuah momentum membangkik batang tarandam oleh Boy Rafli Amar.
Semangat ini memperlihatkan nilai-nilai Keminangan bagi anak kemenakan sebagai tanggung jawab moral terhadap budaya dan adat dalam perkembangan zaman saat ini.
“Kami juga melihat sejarah bagaimana masyarakat Minang melihat perpolisian dalam kehidupan masyarakat dan alam Minangkabau. Sejarah pernah mencacat keberadaan polisi wanita ditoreh lahir dari pemikiran bagai menjaga adat dan budaya dalam pemeriksaan terhadap pelaku wanita,” katanya.
- Brigjen Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Ternyata banyak penggemar dari Kaum Hawa
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri (kini Kapolda Banten), Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar ternyata mempunyai pesona sendiri di mata masyarakat. Apalagi, wajahnya sudah sering tampil di media massa, sehingga makin akrab di mata publik.
Hal ini tampak ketika, Jenderal Bintang Satu tersebut tengah menghadiri upacara pelantikan 848 perwira sekaligus menutup Sekolah Inspektur Polisi untuk tahun ajaran 2012 di Lapangan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/11).
Usai mendampingi Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Boy yang memakai seragam lengkapnya langsung dikerumuni kaum wanita, baik tua maupun muda. Mereka rebutan untuk dapat berfoto bersama Karo Penmas Polri tersebut.
Akhirnya, Boy menyempatkan diri berfoto dengan warga dan keluarga perwira yang telah mengantri di sampingnya.
“Giliran ya fotonya,” ujar Boy sambil tersenyum pada warga.
Tak hanya kaum wanita, orangtua para perwira pun tak ketinggalan mengantri ingin berfoto. Mereka bahkan rela menunggu Boy menyelesaikan jumpa persnya dengan awak media massa, sebelum akhirnya meminta waktunya.
“Biar anak saya juga bisa jadi Jenderal seperti pak Boy,” celetuk seorang ibu, usai berpose ria.
Suasana yang tampak resmi tadinya pun berubah menjadi seperti temu selebriti. Boy bak selebriti ibu kota, di mata warga dan keluarga perwira itu.
Friday, July 29, 2016
Thursday, July 28, 2016
Subscribe to:
Comments (Atom)








